TIGA PRINSIP FBI AJARKAN ORGANISATOR


Organisasi atau bisa disebut dengan sebuah perkumpulan, dimana dalam perkumpulan ini tertulis sebuah garis struktur yang mengikat dan semua individunya mempunyai tujun yang sama. Hal ini selaras dengan apa yang di katakan oleh John Lock, menurut dia organisasi adalah serangkaian individu yang membentuk sebuah kelompok dan mempunyai tujuan yang sama.

Dalam berorganisasi tak sedikit kita temukan masalah-masalah baik masalah internal maupun external. masalah-masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor, akan tetapi hanya ada satu faktor yang paling dominan dan sangat berpotensi dalam hancurnya sebuah organisasi, yakni faktor individu yang mengkomandoi bagian-bagian pada struktur organisasi tersebut.

FBI (federal berneu investigation), salah satu organisasi besar yang visi utamanya adalah keamanan dan ketertiban hukum telah mengajari kita bagaimana orgnisasi itu bisa eksis dan bisa meraih tujuan (visi) dari organisasi yang diikutinya.

Secara lugas, konkrit dan jelas; inilah tiga prinsip yang di ajarkan oleh FBI kepada organisator dan terpampang jelas pada logo FBI. Prinsip yang pertama adalah FIDELITY (kesetiaan), yaitu kesetian terhadap organisasi yang diikuti dengan benar-benar menjaga dan konsisten dalam organisasinya. Prinsip yang kedua adalah BRAVERY (keberanian/ketegasan), yaitu ketegasan dalam pengambilan kebijakan ataupun dalam tindakan terhadap sesuatu yang kontradiktif dengan organisasi yang diikuti. Dan untuk prinsip yang terakhir adalah INTEGRITY (kesatuan/kekompakan), yaitu rasa kekeluargaan yang mengikat antar anggota organisasi.

Jika tiga prinsip yang telah disebutkan diatas mampu di-nyata-kan oleh pengelola organisasi (perindividu), maka dijamin organisasi tersebut akan berjalan efektif serta sesuai dengan visi dan misi yang junjungngnya. Jika tak percaya, silahkan buktikan sendiri. (Meski sebenarnya organisasi tak se-sederhana catatan ini).

24 Desember 2011


SI KATAK PINCANG


Inilah cerita si katak pincang. suatu ketika seekor katak jantan yang kaki kiri belakangnya terluka, ia berjalan dengan tanpa melompat menuju sebuah linangan air yang hampir terserap habis oleh si tanah tandus. Ia kehausan karena setengah harinya ia hanya terlelap di bawah sejuknya ilalang pagi yang hanya sementara, ia lupa akan kebutuhannya akan air yang menjadi kebutuhan hidupnya.

Di pertengahan perjalanannya ia berhenti seraya melihat linangan air yang sangat sedikit lalu berkata “apakah air itu akan tetap ada ketika aku sampai di sana, rasanya tidak mungkin...” ia mulai putus asa, ia merasa tak sanggup lagi untuk sampai kesana dalam kurun waktu yang sangat cepat. Setelah beberapa menit ia berhenti, ia berubah pikiran, “tidak! Air itu pasti tetap ada” katanya. Sesegera mungkin ia melanjutkan perjalanannya dengan kaki yang semakin membusuk ditambah lagi dengan panasnya matahari yang semakin lurus dengan tubuhnya, ia terus berjalan tanpa merasakan kelelahannya.

Sesampainya disana, ya ALLAH! Begitu sedihnya si katak pincang, tak ada setetespun air di tempat linangan air tadi. Ia pun menyesal bukan kepalang, menangisi kegagalannya, ia marah pada dirinya sendiri .”andai aku tadi tidak berhenti pasti air itu masih ada” bisiknya dengan nada penyesalan.

Detik berubah menjadi menit, menitpun berubah menjadi jam, si katak pincang pun mati karena kehausan dan mati dengan membawa impian yang belum tercapai. 

Begitulah kisah Si Katak Pincang, dengan segenap kekurangan, ia mencoba mencapai keinginannya. Hanya saja ia sempat melakukan kesalahan yang membuatnya gagal untuk meraihnya, kesalahannya ia tidak yakin dan berhenti dengan membuang-buang waktu. Jika kemudian kita ambil hikmah dari kisah tadi, maka kurang lebihnya begini. Kita dengan segenap kekurangan seharusnya lebih berjuang lagi untuk menggapai impian kita, jangan sampai waktu tersia-siakan, yang seharusnya dilakukan sekarang maka lakukanlah.

Demikian, Kisah yang sengaja di skenariokan, bukan untuk berbohong dalam memberi nasehat, melainkan membumbui nasehat agar mudah diingat. Semoga bermanfaat dan salam semangat meraih impian kita masing-masing.

21-12-11
Sebelumnya dipublikasikan di duniaonme.blogspot.com (blog yang juga milik Ahmad Taufiq)