LALU

Aku memesan minuman surga
Ingin ku suguhkan untukmu, lalu
Aku merangkai pecahan mutiara
Ingin ku lilitkan di tangan kananmu, lalu
Aku melukis kau layaknya monalisa
Ingin ku bingkai indah di kamarmu, lalu
Aku ciptakan sebuah lagu cinta
Ingin ku nyanyiakan setiap kau duka, lalu

Lalu...
Semuanya berlalu
Aku tak mampu untuk itu, lalu
Aku dengan caraku, lalu
Aku caraku ungkap cinta, lalu
Aku hanya bertengkar dengan huruf-huruf, lalu
Aku kubur mereka di tanah-tanah kedamaian, lalu
Aku tak akan menyesal mencintaimu, lalu
Kau abadi untukku

Dan masih belum ber-LALU



Paiton, 17 September 2013