OMBAK KECIL

kemarin
pasir putih di pulau merah masih menggelitik kaki nakalku
ombak samudera hindia juga masih menerka kekerdilanku
angin-angin liar juga masih memelukku dengan mesranya

saat itu
catatan persahabatan melayang tinggi di atas awan
kabarkan kepada indahnya alam jika kita sedang mencatat cerita kawan
yang akan usang, tapi maknanya tak akan hilang

saat itu
cerita-cerita masa kelam ku ceritakan
acara keakraban katanya, sungguh mengesankan
perlahan senyuman menyambutku di atas kenangan
seperti senja saja, keindahannya berlalu begitu saja

Aku
seperti ombak,..
pantai adalah kehidupanku
angin adalah takdirku
aku mengalir mengikuti hentakan angin
hingga, aku kembali terbuang ke tengah samudera,...

dan ceritaku kemarin
adalah pasir pantai, akan hilang atau tidak
aku pasrah dengan angin yang akan menerka jutaan cerita selanjutnya


Alghorizm, 04 September 2013