TOPENG KEPENTINGAN

Wajah memang bertopeng
Saat ditantang lawan raut berubah garang
Kadang juga pura-pura menawan

Lirik mata juga kadang nakal
Perintah kanan
Ke kiri justru dianggap benar

Masih mata yang alirkan air mata
Seperti kran saja
Saat dibutuhkan bisa dibuka

Bingung, selalu dahi yang mengerang
Padahal bisikan hati tak demikian
Benar-benar kebohongan

Tertawa seakan tak ada orang
Suaranya menggelegar hingga dalam gua
Padahal air matanya malu tuk keluar

Juga lidah yang katanya tak bertulang
Telinganya tangkap putih
Malah hitam yang terucapakan

Wajah mana lagi yang akan ku anggap benar
Jika topeng selalu melekat kekal
Ikuti garis keriput milik sang tuan

Wajah mana lagi
Jika semuanya kepentingan
Tak adakah yang benar-benar BENAR.

BONDOWOSO, 12-10-2013.
Untuk kamu budak kepentingan.
Refleksi diri sendiri juga, Belajar Benar.