BERPERANG SABARKU

Kepalaku hampir pecah
Aku mengangkat mayat-mayat kemalasan
Bergeletak di sepertiga malam

Bau peluh tubuh mereka
Sesekali hujam amarahku
Seperti rusa bermain di depan singa

Kadang..
Mata-mata mayat melotot
Menantang sabarku yang lama terlelap

Sepertiga malam
Berperang sabarku
Tak kunjung usai hingga matahari terulang

Kalahku atau menangku
Jika memang bendera keikhlasan kutegakkan
Dan sabar mengantarkanku dalam kebenaran

Jikalau kalah
Tertawalah setan-setan di bulu kuduk
Mereka berpesta menyambut kalahku


Kantor WIL-D, PPNJ, 16-11-2013, 05:25 WIB.