AKULAH PEMIMPIN

Sedari mega merah terlihat di ufuk timur
Bersama terbukanya pintu langit di pembukaan malam
Setelah senja pergi bersama sang waktu siang
Kemudian gerombolan hujan meruntuhkan tenang

Kala itu...

Akulah Pemimpin
Seorang raja bersarung hitam
Seorang pangeran berjubah kelam
Juga seorang presiden berkopyah kusam

Tak henti suara mengusik
Bisik-bisik ke tidak mampuan mengaung perih
Hingga malam hampir pudar
Suasana hati tetap terkafani kain hitam

Akulah Pemimpin
Masih terperanjat skenario Tuhan
KejutanNya sungguh sebuah keagungan
Tak sampai hati merasa kesalahan
Kukatakan saja ini adalah sebuah kesempatan

Ya..
Kesempatan

Akulah Pemimpin


Probolinggo. Selasa 02:30 wib, 28-01-2014