NEGERI KABUT

Lihat bangunan itu
Pudar cat putih 
Tembok beton rapuh

Trotoar batu mulia
Pecah berduri terhampar begitu saja
Menjadi ranjau kaki-kaki jelata

Kotanya mati bernisan tanpa angka
Jalan tikus hancur hangus
Terlalap api

Ini negeri kabut
Gubuk di pedesaan kumuh
Tak rapih pohon hijau mengering
Hutan kadang terbakar matahari

Sungai berhenti mengalir
Mata air tersumbat bencana longsor kering
Ini benar

Padi menguning
Bukan untuk panen
Hama kesedihan telah hadir

Ini negeri kabut
Sang pemimpin berduka 
Negerinya korban kerisauan
Istananya seperti pusara di tengah hutan

Masyarakat ketakutan
Teror mencibir tentram
Mati sejahtera pun hidup terluka
Di negeri kabut

03-03-2014