PUISI KABUT

Ini bukan puisi Aku 
Juga bukan Celurit Emas
Bukan pula karya Si Burung Merak

Ini puisi Kabut
Dari "Senyuman di Pangkuan Kabut"
Hingga "Negeri Kabut"
"Mencari Kabut"
"KUKABUTKU"

"Fiksi"
"Perempuan Khayal"
Hingga "Permisi Malam"

Ini puisi Kabut
Guman hati tak tertasrif sempurna
"Tasrif Cinta"
dan kadang ku ingin "Cukup"

"Erotomania", ini gila
Hingga gila
"Kabut Garis Miring Angka"
Sebenarnya

"Lalu"
"Masih Jelas"
Bait-bait surga penunggu cinta
Hingga "Musim Hujan Pertama"

Ini puisi Kabut
Di "Singgasana Mimpi"
Ku "Teringat Lagi"
"Sketsa" seorang Kabut

Selanjutnya
"Mimpi Mematung"
Dengan kata
Karena "Kaulah Kata"
Kabut

13-03-2014