BUNGA KANTIL PUSARA HATI

Bersila tapa memuja dengan kata; Menengadah dalam syair-syair do'a; Saat petang hingga siang; Seperti mengharap bunga matahari mekar tengah malam;

Kini hati pulas dalam pusara; Bunga-bunga kantil menghujamkan wangi di atasnya; Ini kematian, hati amnesia tentang cara melupakan; Kemana lentera, ajaklah aku tertawa;

Hadirlah sukma penafsir luka, kuutus kau bersama merpati; Katakan hatiku mati karenanya; Tak mampu bercinta; Sedari suguhan senyum melantun amukan Izrail, dalam hati; Dulu;

Probolinggo, 20-04-2014