KABUT MALAM

Telah lusuh warna terang
Gugus bintang melayang bungkam
Sedangkal pikiran
Sedalam khayalan
Mengigau batin bercinta kekal

Kabut malam datang
Mencekam garang
Lumatlah rinduku sayang

Jangan...
Jangan pulas dulu
Malam masih panjang
Sepanjang goresku dalam sajak malang

Jangan...
Jangan mencibir lesu
Kabut masih tebal
Setebal tiraimu menghalang rindu

Maka ijinkanlah aku berdadu
Dengan cintamu, sayang

Di tengah malam
Di tengah kabut
Meruntuhlah dari kerajaan
Beri aku serpihan beton perasaan

Maka kubangun ilusi nakal
Bersanding denganmu di pelaminan

Sekian sayang
Kupastikan malam berkabut ribut
Berebut peluk mengulang sebut
Kabut..kabut..kabut...

Hempaslah sebentar
Kuingin memandang senyuman
Meski hanya angan

malam jumat, 1:54 wib, 18-04-2014