SAJAK-SAJAK DI KOTA MALANG

SAJAK KEKALAHAN

Hahaha...
Inikah kalah?
Jiwa merintih tangis
Hahaha...
Ini tawa penghibur lara
Menangislah sang juara
Hahaha...
Inikah kalah?
Pemenang menyelam diantara air mata
Akupun tertawa
Hahaha...
Inikah kalah?
Atau?
Mungkin?
Aku justru pemenangnya

Malang, 31-05-2014

MALANG PAGI INI

Jl. Raya Langsep masih cukup lengang
Satu becak melaju tenang
Pagi ini malang masih mengesankan

Dekapan dingin
Di bawah warung 24 jam
Bersama hidangan kopi
Pun imaji hati

Malang pagi ini
Masih terdengar burung berkicau
Juga ppohonan rindang mengiringi jalan
Benar jika ini kota Kembang

Selamat pagi Malang pagi ini
Kubuka hariku denganmu bersama seduhan kopi
Sebelum mentari terangun dari sunyi
Setelah rembulan pergi meninggalkan sepi
Aku disini
Di Malang pagi ini

Warung 6x4 m, Jl. Raya Langsep, Malang, jam 5 pagi, 31-05-2014

EVI

Ini tentang kawan
Tatap yang undang kesimpulan
Matanya tajam
Lumbuh mangsa itu biasa

Awal simpul antar benang pertemuan
Kuanggap ia nakal

Waktu beralih waktu
Kueja ia dari kedekatan
Ternyata salah kutarik simpul

Sungguh berlanjut sungguh
Kusimpulkan ulang ketika petang
Ternyata nilai tak cukup hanya dari tatapan

Ya...
Ia tak
Ia tidak
Seperti yang terpikir awal

Ya...
Ia kawan
Ia Evi
Ia pelajaran dalam perjalanan

Malang, jam 23:10 wib, 30-05-2014

KOPI ALA MALANG

Gula tubruk
Gula putih pudar
Ayo...
Menari lihai kopi racikan

Ini kopi ala Malang
Si tangan semakin pelan
Selesai
Pun kopi hidupku di kota Malang

Depan Matos, Malang, jam 16:03 wib, 30-05-2014

BENDERAKU

Kuangkat tinggi benderaku
Hingar bingar cahaya lampu
Kesombongan megah Graha Cakrawala

Disini benderaku
Aku bangga bersamamu
Hingga gemetar bukan takut
Tapi kau pahlawanku
Di bawahmu...
Darah mengamuk
Otak bertarung sengit
Hati bertasbih risau
Bersiap melawan kebodohan

Benderaku
Terima kasih naunganmu
Berkibarlah jaya
Lantun do’aku
Semangat citaku
Bersamamu...
Benderaku...
Kampusku...


Pembukaan MTQ Mahasiswa Regional Jatim, Graha Cakrawala (UM), Malang, sekitar  jam 14:00 wib, 29-05-2014