DI KANTOR POS HUJAN LAGI

Dewi Airlangga (39) 
*Kisah belum usai


Ini ceritanya dalam pagi
Tiba-tiba hujan air mata lebat
Antara antrian manusia di kantor pos
Aku gemetar kedinginan
Tak kuasa apa-apa
Semua berubah tak biasa

Ini sebabnya dalam cerita
Gadis bermata menawan menatap tepat
Merona garis-garis wajahnya
Membekapku ke dalam sebuah musim
Dimana mata hampir kering

Ini kejutannya dalam takdir
Dia, gadis, dialah Dewi Airlangga
Hampir hujan kuhentikan
Kenapa hujan semakin lebat
Tak cukupkah elegi kutulis
Tak cukupkah ucapan selamat menangis
Kenapa kisah ini semakin dramatis

Ini kantor posnya dalam geram
Ingin kurangkai senyum
Malah aku merenung
Meski jarah pandang urakan
Bermanis kata malah enggan
Memalukan bermain rasa
Gelagat luka diumbar
Kenapa aku berbodoh demikian rupa
Benar-benar memalukan

Ini indahnya dalam Dewi Airlangga
Tak siap tanpa hujan air mata
Kubiarkan saja deras
Kantor pos bukan kebetulan yang sesaat
Jauh dari sekedar tanya
Garis Tuhan kulihat tegas bermakna
Waktu dan ruang tak sesempit lubang senapan
Ini jelas hujan yang direncanakan
Aku harus siap kedinginan

Tanjung, 06-12-2014