PENYAIR SEMBARANGAN

Awan, penyair harapan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang digantungkan
Antara langit dan kemarau

Langit, penyair kesombongan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang dikucilkan
Antara matahari dan bulan

Matahari, penyair kegelapan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang dirindukan
Antara bumi dan senja

Bumi, penyair keromantisan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang dipertanyakan
Antara siang dan malam

Siang, penyair kebohongan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang dikecam
Antara hujan dan gersang

Hujan, penyair kemistisan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang didebatkan
Antara pelangi dan sinar

Pelangi, penyair kebahagiaan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang diperselisihkan
Antara wanita dan cinta

Wanita, penyair kearifan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang ditafsirkan
Antara bunga dan perawan

Bunga, penyair kejujuran
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang dipamerkan
Antara ilalang dan topan

Ilalang, penyair kesederhanaan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang digelisahkan
Antara tanah dan bebatuan

Tanah, penyair keadilan
Sedang menulis apa kau pagi ini?
Masihkah tentang yang dihakimi
Antara aku dan dosa

Aku, penyair sembarangan
Kukabarkan pada kalian semua
Aku sedang menulis tentang yang dibingungkan
Antara sunyi yang ramai menawan
Dan ramai yang sunyi mencekam

Tanjung, 16-12-2014