SATU DESEMBER

Tinggal pucuk elegi 
Mantra-mantra di lemari
Syair-syair dalam peti
Puisi-puisi di kertas mati
Prosa-prosa melankolis
Himne-himne cinta realistis
Bait ke bait menangis
Dihujat drama tragis
Di pentas manusia yang bengis

Satu desember kupulangkan
Pada angin dititipkan
Bawa ke dunia tanpa masa
Jangan antariksa
Jauh yang tak ber-aksara
Bilamana surga
Tentu kafannya adalah karya

Tanjung, 01-12-2014