LELAKI YANG TERBUANG

(Istimewa untuk Andika Dika)
Ia adalah senyuman yang disandera malam
Ia adalah tatapan yang dipenjara siang
Ia adalah mantra masa lalu
Setiap yang membaca akan sakti merayu
Ia adalah cermin masa lalu
Setiap yang melihat akan lekas memacu
Ia adalah anak panah aksara
Setiap yang memanah akan bangga terpana
Sayang...
Waktu di titik nahas
Sekarang ia terbuang ke jurang yang tak pantas
Dihukum rimba
Diadili serigala
Ditertawakan angsa-angsa
Ia pucat terlihat jelas
Di keningnya bekas batu melaknat
Di pundaknya tak berbeban tapi tiarap
Menyakitkan benar terbayangkan
Sungguh malang lelaki terbuang
Semoga saja padanya Tuhan menunjuk jalan
Lalu saksikan
Mantra itu akan kembali sakti
Anak panah aksara akan melejit kilat
Lelaki terbuang akan segera membalas laknat
Menyudahi ludah-ludah yang tak bermanfaat
Tuhan...
Berikan ia sebuah kejutan
Agar terlihat lagi matanya berbinar
Bondowoso, 23-02-2015