NURUL JADID, AKU PAMIT (II)

Lagi-lagi aku pamit Nurul Jadid
Jangan menetes air mata
Simpan saja dengan suka
Nurul jadid yang akan tahu jika kau berat meninggalkannya
Jangan menetes air mata
Simpan saja dengan bahagia
Nurul jadid masih rumahmu yang kau boleh merindukannya
Jangan menetes air mata
Simpan saja dengan pamit bahagia
Nurul jadid akan membimbingmu dengan do’a-do’anya
Jangan menetes air mata
Simpan saja...
Nurul jadid telah menjadi kepingan jiwa
Bagi tuanmu, Aku, wahai air mata
Tanjung, 08-02-2015