SAJAK SANG PENGANGGURAN


Diukur lama kasur empuk
Belai bantal hingga kantuk
Pulas lalu hati mengamuk
Dipandang masa-masa merajut
Buku-buku, aduh... setumpuk
Mencekam lalu hati tersudut
Dibaca do’a-do’a memohon petunjuk
Tuhan, aduh... pengangguran sedang bersujud
Hening lalu hati pasrah manggut-manggut
Mau (di)apakan lagi
Pengangguran, aduh... bosan memeluk
Mengamuk lalu tersudut lalu manggut-manggut
Jambesari, 10-02-2015