KINI KYAI ALAWI

Pengasuh Ponpes Bustanul Ulum 2015-Sekarang

*Sajak simbol sejarah sebuah Pesantren tercinta
Tujuh hari gema tahlil memecah ashar
Do'a-do'a terlantun piawai menghantarkan sebuah kepergian
Kyai Zuhairi telah benar-benar berpulang
Meninggalkan Bustanul Ulum tempat kebodohan dibuang
Generasi berubah meneruskan pejuang yang sudah-sudah
Kini pemimpin baru berwajah muda gagah
Aku melihat sendiri
Ia membawa sinar-sinar penerang bumi
Dipundaknya jelas sebuah kemulyaan sejati
Aku melihat sendiri
Senja ini
Kala gerimis mencekik pori
Kala ratusan santri mengucap lafadz-lafadz suci
Kyai Alawi diperkenalkan sebagai penerus Kyai Zuhairi
Mengasuh Bustanul Ulum dengan kasihnya
Mengasuh Bustanul Ulum dengan perjuangannya
Secarik tersajak dari tangan yang dididik Bustanul Ulum sejak kanak
Melampirkan do'a bertema rindu dalam benak
Semoga beliau diberikan kekuatan berjuang tegak
Semoga beliau diberikan perlindungan oleh yang Maha Bijak
Selamat berjuang Kyai Alawi
Disini santrimu berwajah basa-basi tanpa arti
Dan hanya lewat sajak ini bisa mendo'akan pasti
Karena lewat ini bibir-bibir itu akan ikut meminang setianya hati
Pinggiran Bondowoso, Selasa, 10 Maret 2015