REUNI DENGAN PARA FILSUF

Ini aku bosan dengan ruang
Kuputuskan nakal berpura kesakitan
Kemudian sebuah buku tergeletak di meja pojok'an

Kubuka, Descartes tersipu
Kubuka lagi, Hegel menatap tajam
Kubuka selanjutnya, Bacon bertopi miring hitam
Kubuka lagi, Hobbes dengan kriting panjang
Kubuka halaman selanjutnya, Martin Luther tersenyum dingin dengan kumis tipis menyingsing

Teman-teman lama
Apa kabar kalian di mata mereka
Sudahkah inti idealis dan materialis tersatukan
Atau bahkan ada unsur-unsur tambahan

Teman-teman lama
Sudahkah kalian tak saling hantam
Merebutkan piala substansi yang sukar digenggam
Atau bahkan kalian tak ada yang menang

Hei, rupanya juga ada Nietzsche
Temanku yang paling gila
Apa kabar kau
Masihkah kau sering bertelanjang di alun-alun kota?

Loh, ini kan Immanuel Kant
Sang pelukis lautan yang tak pernah melihat laut
Apa kabar kau Bung
Masihkah kau sering menyendiri bermain dengan akal?

Hei, Habermas
Kemana saja kau kritikus cerdas
Semakin terkenal saja kau
Melupakanku yang terpinggirkan ke lembah aksi

Wah, teman-teman lama
Mari kusughkan kopi siang ini
Seperti biasa...
Ini kopi hitam yang biasa kita nikmati di sepertiga malam
Aromanya tak jauh beda
Hanya gulanya semakin sedikit saja

Monggo teman-temanku
Selamat menikmati
Dan jangan lupa
Kapan-kapan kita berdiskusi lagi
Membicarakan hal-hal yang tak pasti

Jambesari, 31 Maret 2015