RIENA

Tersesatnya cinta (1)
Mulai kukaji namanya
Huruf hingga huruf
Kulilitkan alir mata biar cepat surut
Riena
Sebuah papan alur
Mulai kuturuti mata berlibur
Pergi dari kepedihan yang tak kunjung luntur
Kumaki kesesatan
Dimana diam adalah keputusan
Tapi tidak untuk yang sekarang
Harus ada langkah
Meski hati akan gerah
Pinggiran Bondowoso, 16 Maret 2015