DIINGATKAN HUJAN


Ditengah kuyup hujan diserempet setan
Malaikat bertasbih menetes lebat
Rambut tergerai kedinginan
Isinya berbaik sebagai pengintai kenyataan
Menelisik makna yang mulai terbuang

Sudah semakin terlena oleh nominal
Makna seakan bukan lagi harapan
Gesit langit menjelma latar penghayatan
Bisikan air hujan yang semakin nyaring
Bumi yang terkikis mengalir
Tuhan, suguhkan keistiqomahan
Jangan biarkan tubuh meradang keluhan
Pun jiwa jangan sampai dimabuk keduniaan

Mungkin basi menguak hati
Catatan-catatan berulang-ulang bermain arti
Tapi dengan apa lagi diingatkan diri sendiri
Kesadaran ini tak tiap saat membasahi
Seperti hujan yang tak turun sepanjang hari

Hujan Jambesari, 12.39 WIB, 07 April 2015