MALAIKAT MASA SILAM ITU, DATANG LAGI

Moh Arif Rohmatullah

*Istimewa untuk sahabat lama Moh Arif Rohmatullah

Kerumunan warna tak terhitung berubah-ubah
Mata menghitam menyeret warna berpetualang
Mula-mula saja
Ketika semangat letih berdalih sedih
Malaikat masa silam datang menasehati pedang
Pedang yang mula-mula tak bisa membunuh kemalasan

Dengan bahasa versi nostalgia
Kala malaikat bisa kupandang di masa baka
Ia manis mengiringku bertinggi asa
Hingga gesit jemariku melejit
Kupanggil malaikat-malaikat lain untuk menulis
Menjadilah puisiku yang sedari kemarin menangis

Pedalaman Bondowoso, 10 April 2015