RASA TAK BERNAMA

Dewi Airlangga (60)

Segelintir otak menghabiskan renyahnya kebahagiaan
Ada juga memikirkan kegelisahan
Tapi tidak dengan otakku
Hingga kini ia mengelana di sekujur tubuh Dewi yang terlantar
Bukan kebahagiaan bukan pula kegelisahan
Ia adalah rasa tak bertema yang terfikirkan

Seglintir mata menghabiskan pandang tentang keindahan
Ada juga menikmati gerak jagat raya di perjalanan
Tapi tidak dengan mataku
Hingga kini ia memandang keabstrakan yang teramat pekat
Bukan keindahan bukan pula perjalanan
Ia adalah sosok tak terbelai namun bisa dirasakan

Segelintir hati menghabiskan penatnya kebimbangan
Ada juga merasakan keseimbangan fikiran
Tapi tidak dengan hatiku
Hingga kini ia menelisik makna yang teramat sulit dipecahkan
Bukan kebimbangan bukan pula keseimbangan fikiran
Ia adalah rasa tak bernama yang kerap mengajak berdansa

Segelintir perbedaan telah memuncak sekian lama
Ada kalanya sadar akan semua
Tapi naluri kehewanan pun ada kalanya merusak makna
Bukan sia-sia kemudian kubuat peringatan dengan nama
Kunamai rasa tak bertema dengan sebutan Dewi Airlangga

Bondowoso, Siang yang petang, 25 April 2015

No comments:

Post a Comment