LOBANG PONDASI (SAKRAL DESA)

Dicangkul
Aku merangkul
Apakah maksud benang ukur
Hanya membentuk satu pojok

Mencangkul
Sang tuan harus pertama turun lapang
Kala maghrib baru saja terbang
Kenapa tak siang terang

Benar sakral
Lobang pondasi berdasar hitungan
Ternyata ada kitab yang hilang pasaran
Disana bumi dipelajari keyakinan

Bukan penyimbangan
Dalil sepuh sepertinya bukan ramal
Melainkan buah tangan kebijakan
Ketika pengalaman disatukan

Klasik menakjubkan
Dimana indra peka menerka
Hingga dalam cawan cucu-cucu menikmatinya
Sakral desa


Jambesari, 30 MEI 2015

No comments:

Post a Comment