MENUJU MATAHARI VERTIKAL

Tadi
Kucari bulir keramaian
Antara tebal kabut
Runtuhnya malam
Gagah matahari
Melawan dingin di puncak

Datang satu demi satu
Kata-kata silam
Dimana telah kujejer
Pondasi sekuat kapal pesiar
Hingga ketika badai seperti sekarang
Kuanggap ayunan
Menari
Diatas gelombang

Ingin seperti matahari
Sabar di kala malam
Pada waktunya
Matilah kesunyian
Ditikam
Dibuatnya cacing kepanasan
Hingga pas
Kuasai lurus vertikal
Tanpa bayangan
Berdiri kuat sendiri

Berangkat dari lamunan
Ditenun sedemikian
Dibakar dalam bejana berair panas
Kering
Lalu dengan matahari
Berharga pengorbanan
Aku ingin menjadi matahari

Kemarilah
Belum menyingsing
Dan malam masih bengis

17 JUNI 2015


No comments:

Post a Comment