AKU SEDANG "DEA"

Dewi Airlangga (77)

Apakah ini yang namanya bahagia?

Kehabisan amunisi kata untuk dirangkai
KBBI online seakan sudah hatam
Tiada lagi diksi-diksi pilihan
Metafora mati diantara seringai hati

Apakah ini yang namanya bahagia?

Sederhana yang Dewi Airlangga tak merasa
Bukan seperti puisi-puisi-ku
Ia sebuah baris kalimat asal paham
Ia sebuah bahasa dialektik pasar
Tapi entahlah, ia lepas dari kaidah benda
Seakan setiap huruf telah berpulang
Pada hakikat dasar sebuah penciptaan

Apakah ini yang namanya bahagia?

Tak sampai dugaku tentang apa
Mati duga semati-matinya
Entah bagaimana Dewi Airlangga mengarangnya
Entah apa tersemat dibelakangnya
Tak cukup duga, duga telah mati

Apakah "ini" yang sedang terjadi?

Apakah "bahagia" bukan kata yang cukup
Apakah perlu ada kajian Hermeneutika
Takut-takut bahagia telah memberontak
Menjadi perusak karena dilotre alam
Jika begitu, maka baiknya kubuat sendiri sebuah kata
Biar tak lari dari interpretasi sebenarnya
Kusebut, kukenalkan sebuah kata
"Dea"

Aku sedang dea, Dewi Airlangga!

18 Agustus 2015

No comments:

Post a Comment