MANUSIA-MANUSIA MALANG

Ini sajak yang terperangkap
Diperangkap Dewi Lestari*

Manusia-manusia malang
Dibekuk kala terdengar menjerit

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang tercengang saban malam

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang gagah menyuarakan kebisingan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang beku di lemari roman

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang terpenjara fiksi dan non-fiksi

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang pulas dengan asa berkepanjangan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang tertatih-tatih melangkah berjuang

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang diam tanpa punya hierarki kehidupan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang tak punya satu-pun pertanyaan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang diguyur mata panah penasaran

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang bermain-main ular tangga tak kunjung sampai

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang dekil di pipi-pipi trotoar

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang berpoles gincu sembari memberi kepuasan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang dikejar pangkat pada dimensi sosial

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang berjuang tanpa balas nominal

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang mengisap sabu di pojok sekolahan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang di balik jeruji pembalasan undang-undang

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang kebetulan dihadiahi bapak-ibu mapan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang dianugerahi keturunan berkelas

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang bersorban tanpa keinginan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang ambisius dengan lilitan sorban

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang saban hari berjemur diri di pantai

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang saban hari bertikai melawan matahari persawahan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang bergitar demi makan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang diam-diam menghanyutkan

Apakah manusia-manusia malang
Apa yang lantang mengusik ketentraman

Apakah manusia-manusia malang
Apa aku, apa kamu, apa dia, apa kalian, apa mereka

Apakah manusia-manusia malang
Apa Dewi Lestari hanya pandai memoles kata

Apakah manusia-manusia malang fiksi belaka
Apa Dewi Lestari yang malang

Apakah manusia-manusia malang sekadar teks
Apa Dewi Lestari menipu aku yang berengsek

Apakah manusia-manusia malang
Apa konotasi kosong dengan hegemoni bohong

Apakah manusia-manusia malang
Apa kita saja yang harus berparameter ke-kanak-kanak-an

Berlagak manja, berlagak nakal, berlagak tak tahu apa-apa
Lalu manusia-manusia malang benar-benar tak ada

Manusia-manusia malang
Dewi Lestari berhasil membuat sajak-ku berpetualang

Jambesari, 08 Agustus 2015

*Seorang Penulis, berikut beberapa karyanya; Supernova, Perahu Kertas, Madre, Filosofi Kopi, Rectoverso, dll.

No comments:

Post a Comment