PUISI KETIKA DOSA

Sebelumnya
Jangan tanyakan dosa apa
Lebih baik kau tak tahu
Lebih baik aku tak memberi-tahu
Lebih baik dosa begitu saja
Ada pada tangan yang menatap atap
Pada sekitar lima jam selanjutnya

Kepada yang bernama sesal
Sudah sering kali
Tapi mata buta berkali-kali
Seakan menantang
Seakan mempermainkan
Seakan melarikan pada
Ya.. dosa
Ya.. manusia

Menggerutu sudah kerja rutin
Ketika pulang pada malaikatnya batin
Sempat tertawa lucu-lucu bagaimana
Meski dosa bukan komedi primer kehidupan
Seakan lucu-lucuan
Seakan cubit-cubitan
Seakan hiburan
Ya... dosa
Ya... hiburan

Serius
Dengan hati yang dibius
Dosa seakan mula-mula berjalan mulus
Setelahnya pembenaran diri
Digotonglah dosa pada dinamisnya hati
Malu-malu pada kucing
Kucing tak paham
Akhirnya aku seringai sendirian

Benar sudah
Dosa pasrah pada definisi
Cukup tahu
Ada angin silahkan melaju
Pada arah-arah nafsu
Astaghfirullah
Sujud hamba kotor ini
Membawa dosa dalam puisi
Ampuni main-main hati

14-10-2015

No comments:

Post a Comment