KEPADA HATI YANG SUNTUK

Bukan... Bukan...
Bukan sebab lelah
Sebab amat sering diam
Dimanja hidangan bertisu
Sebelahnya panggang gurami
Lengkap saos Itali
Hanya raga sibuk berdasi
Tangan tangan gonta ganti
Hidangan apa lagi
Secarik kertas pada saku
Nominal cetakan mesin
Ada angka sisa
Esok tambah lagi
Kaki masih tak nyilu
Hati biarkan saja diam
... ... ... ... ...
Sebab itu suntuk
Lalu memarahi lupa
Tatkala ingat menyertai sadar
Makin seperti bajingan
Bahkan membunuh diri
Dosa...

07 Maret 2016

No comments:

Post a Comment