BUKAN DEK YUYUN*

Dek Yuyun

Dek Yuyun...
Maaf Dek Yuyun, ini bukan kamu
Ini hanya cerita melankolisnya negeri ini
Cerita kepala berita sepekan ini
Bengkulu amat tak asing lagi
Kini semua tahu bengkulumu yang sunyi
Sebab rerimbunan pohon rindang tempat kau merintih
Difoto – dipajang dimana-mana

Dek Yuyun...
Maaf, ini bukan tentang kamu
Ini hanya cerita pramuka yang miris
Sebelummu Salam Pramuka** dibikin najis
Kali ini pramukamu dilucuti para iblis
Makin sangar setapak ini
Dimana pertiwi mengadili tragedi
Sekolahan kah?
Masyarakat kah?
Keluarga kah?
Pemerintah kah?
Atau ... pasrah?

Dek Yuyun...
Maaf Dek Yuyun, ini bukan kamu
Ini hanya kisah pilu setelah Angeline*** itu
Dia adekmu di bumi pertiwi juga
Tapi kamu, kakak yang lebih malang nasibnya
Dimangsa 14 binatang muda yang hilang akal
Disidang saja cengengesan
Seperti tak menyesali cakaran
Begitu kabar
Apa tak kurang ajar...
Wajarlah kebiri diwacanakan
Meski keadilan tetap berkiblat undang undang dasar

Dek Yuyun...
Maaf Dek Yuyun, ini bukan kamu
Ini hanya cerita nestapa dari cerita tetangga
Kuceritakan lagi lewat dawai aksara
Mungkin ada yang tergugah
Lalu berfikir tentang bagaimana melangkah
Sebab generasi ini sudah diambang lelah
Begitu Dek Yuyun...
Sekali lagi, maaf Dek Yuyun, ini bukan kamu
Ini hanya ceritamu yang telah berpulang
Kini hanya doa mampu terperikan
Semoga Kau dalam kebahagian sejati
Disana, di dunia menuju abadi

Jambesari, 07 Mei 2016

*Sajak ini merupakan sumbangsih dukungan keadilan untuk Almh. Yuyun, korban pembunuhan dan pemerkosaan oleh 14 pemuda di Bengkulu.
**Salam Pramuka sempat menjadi key word paling sering dicari di Google beberapa pekan yang lalu. Isinya adalah video mesum remaja yang mengenakan seragam pramuka. Dan mendapatkan banyak respon negatif dari banyak pengamat dunia remaja dan dunia pendidikan Indonesia.
***Angeline merupakan korban kekerasan anak dibawah umur yang terjadi beberapa bulan.

#nyalauntukyuyun

No comments:

Post a Comment