MEMANGKU MAAFMU

Pada mata yang runyam diartikan
Telisik fikirku gontai
Hingga menjulur lentik jemarimu
Kuterima bersama pola urakan
Menopengkan gejala romansa berpulang
Tak perlu seribu alasan
Kupangku maafmu
Meski tak kau miliki salahmu
Justru aku...
Korban gejolak keselarasan
Air tak mengalir pada ketinggian
Kecuali disergap langit
Dan jatuh pada keinginan
Maaf, balas untuk maafmu
Yang kupangku pagi itu

Jambesari, 22 Mei 2016

No comments:

Post a Comment