MERPATI BERDURI

Kecup keningku
Lukai sesukamu
Merpatiku
Kau akan pergi bukan
Sebab aku mati jalan
Pada dustaku
Silahkan tusukkan durimu
Rela perih asal kau terbang indah lagi
Bukankah langitmu masih luas
Dan pasti ada percik air tragedi
Dimana hari ini
Kelak menjadi pelangi
Kita akan sama sama melihatnya
Wahai merpati fiksi
Pada analogi ini
Bukan lagi soal mencaci maki
Memahami bukan pula empati
Kenyataan ini hanya teori
Selebihnya kita adalah inti
Bermuara pada hati
Lalu merebahkan substansi
Pada ketetapan Ilahi
Bukankah kau yakin itu
Pelajaran sakral
Di langit kekhusuk-an

Jambesari, 04 Mei 2016

No comments:

Post a Comment