SAKRALISASI POLITIK HATI

Super-posisi angan raya
Turbulensi hebat kerap terjadi disini
Korbannya jutaan dilema
Bak politik seret sana seret sini
Sakralnya kerap diacuhkan hierarki
Setelah begini harusnya begitu
Tak boleh begini lalu begini
Padahal ia mega-sistem operasional
Di dalamnya algoritma mapan
Sedang virus trojan pemalsu segalanya menyerang
Sudah seperti percaturan waktu
Kombinasi peluang kerap diabaikan
Dan berlanjutlah...
Terpuruk nilai supranatural
Terbelenggu kaidah-kaidah rasional
Nahkoda bukan lagi keyakinan
Justru nostalgia empirisme babi buta
Hilang sub kasta etika
Dinamika teoritis justru dikukuhkan menjadi raja
Lalu bagaimana nasib kerajaan dwi mulia
Raga jiwa terombang-ambing oleh politiknya
Tanpa sakralisasi
Tanpa fundemental independensial
Hingga petang di musim kematian
Semoga saja tidak

Pasca turbulensi, Jambesari, Senin, 09 Mei 2016

No comments:

Post a Comment