SURAT CINTA; ANGGAP SAJA BEGITU

Saya rasa kamu paham, bagaimana mungkin puisi-puisiku hilang hanya sebab kau korban takdir yang tak dipastikan. Kau ada di dalamnya "sayang", bersemayam pada nadi puisiku yang telah menyumbangkan hidupku. Suatu saat pada acara reuni alam kegembiaran akan kuceritakan pada sahabat sahabat takdirku, bahwa kau pernah menjalar di sekujur jiwaku. Kejam memang, tapi saya rasa kamu paham, kekejaman ini justru ujian kenaikan kelas yang kau katakan. Salam rindu dari jendelaku yang melamun seisi rumah dukamu.

Lenoly pinguin

No comments:

Post a Comment