TARIAN DI NEGERI KUNANG-KUNANG

Mari menari
Di Negeri Kunang-kunang

Kanan ke kiri
Kiri ke kanan
Kiri... kiri... lupa ke kanan
Kanan... kanan... lupa ke kanan
Hahahaha...
Ini tarian di negeri kunang-kunang

Cahaya perut
Cantik pada petang
Kalau siang lupakan saja
Kalau kenyang menari saja
Lapar baru menggerutu
“Kunang-kunang... Kunang-kunang”
Andai Penggagas Pancasila ada; katanya
Piye!!! Sek penak jamanku toh; katanya
Gitu aja kok repot; katanya

Mari menari lagi
Di negeri kunang-kunang

Kanan ke kiri
Kiri ke kanan
Kiri... kiri... lupa ke kanan
Kanan... Kanan... lupa ke kanan
Hahahahaha ...
Mari tertawa lagi sambil menari
Di negeri kunang-kunang ini

Makin ramai kunang-kunang
Apalagi malam ini
Petarung-petarung pecundang
Malah pejuang diadu pahlawan
Kepala diadu dengan perut
Di negeri kunang-kunang

Pak kepala yang tak berkumis
Yang dikira serangga
Tenang saja semoga kau sakti berbijaksana
Kau imam tarian negeri kunang-kunang
Banyak lupa gerakan kanan
Kau ikuti saja hati

Mari menari lagi
Menari... menari
Kelak yakinilah pak kepala
Ini negeri kunang-kunang
Akan ada yang menggerutu
“Kunang-kunang... Kunang-kunang”
Kerja... kerja... kerja... ; katamu
Hahahaha...
Aku pamit menari juga pak kepala
Di negeri kunang-kunang

Jambesari, sebuah desa di negeri kunang-kunang, 2 Juni 2016

No comments:

Post a Comment