PERKENALKAN; NAMAKU KOPI PAGI

Selamat pagi
Pagi selamat
Nama kamu siapa
Namaku kopi pagi
Racikan Ibu menyambut mentari

Perkenalkan
Aku terlahir dari rahim alam
Digantung menawan bergerombolan
Jika tua aku dipersunting matahari
Aku ditelanjangi
Lama kemudian
Aku dihangati bibir-bibir berapi

Seperti permaisuri terbuang
Aku dijual atau bahkan dipasrahkan
Dan itulah aku menunggu
Sampai aku beruntung
Dilamar Ibu kekasihku
Aku dibelai pagi sekali

Perkenalkan
Aku sudah resmi bernama kopi pagi
Sebab aku beruntung
Bercinta diwaktu paling menawan
Romantisnya pangeran baruku
Ikhlas Ibu mertua
Dan Pangarenku menyambut dengan karya

Perkenalkan
Aku kopi pagi
Kini aku sisa separuh nyawa
Separuhnya telah bersetubuh ria
Menjalar hingga nadi pangeranku
Kubuka rekah indah matanya
Kusemangti ia memulai asa
Dan puisi ini adalah anak kesekian
Hasil aku dan pangeranku bercinta

Jambesari, Rabu Pagi, 27 Juli 2016
#BondowosoCoffeeRepublic #visitBondowoso #arabica

No comments:

Post a Comment