SELAMAT SORE, SUBUH!

Sebulan lebih senja berubah dingin
Entah ada apa dengan kedua mata ini
Setiap malam tak kunjung pulang
Meski dipanggil kesunyian

Selamat sore, subuh!
Begitu permainan gatra dalam arti
Ditanya para segerombolan lisan
Kapan siang dan kapan malam
Dijawab konsekuensi keadaan

Lucu meski tak melucu
Ada saja yang digerayangi
Sebelum terucap selamat sore
Kadang fiksi terbaca nyaring
Mengitari jalanan saraf kepala ini
Kadang elegi tersirat keras
Menggilas empuknya hati
Kadang naluri semenanjung raga
Menggertak sepenglihatan mata
Hingga subuh!

Selamat sore, subuh!
Sekarang pun begini
Hingga kukecup fenomena ini
Pada ladang mashur
Semoga tumbuh celoteh hikmah
Esok mungkin terjadi lagi

Segera melewati senja
Dan aku pamit dengan penat mata
Bangunkan aku tengah malam
Sebab ada perjanjian
Aku hamba Tuhan

12 Juli 2016

No comments:

Post a Comment