SURAT UNTUK PEMBIDIK ALAM

Senda Rahardika Prasasti
Begitu kira-kira nama lengkapnya

Satu lagi objek mataku tertuju asa
Seorang di masa lalu yang berkabar
Bukan tentang permainan diksi
Ini lebih pada penghormatan mimpi
Dimana pencapaian patut dihargai
Bukan uang
Tapi soal bagaimanan hidup berurutan
Hierarki yang mapan
Dari awal hingga bagaimana terinduksi
Menjadi kupu-kupu muda penuh inspirasi
Luar biasa
Aku menggelengkan kepala

Dan tiba-tiba saja
Lirih bagaimana aku mendengar suaranya
Sempat kita bersuka sama
Berduka sama
Berdialektika (kata populer dulu) sama
Sang Pembidik Alam
Begitu sebutku sekarang
Ia melayang menikmati Nusantara
Di cakarnya ada lensa-lensa menawan
Entahlah,sekarang ia lebih sakti
Dan kusebut undangan hati

Senda Rahardika Prasasti
Kusurati dari bilik sepiku yang berapi
Kusulut penghargaan sebaik mungkin menjadi
Dan pada ratapan perjuangan
Semoga bidikannya tepat sasaran
Sebab dunianya kini berantara
Salah bidik korbannya adalah pembaca

Teman...
Begitu saja surat penghormatan
Dari yang telah membaca beritamu
Di layar berlabel nasional
Patut bangga aku layangkan
Namamu kini bukan kesia-sia-an
Kau telah membuktikan pencapaian
Dan aku ditikam untuk segera balas dendam

Hahaha...
Salam Hormat
Selamat berkarya

03 Juli 2016

CC: Senda Hardika Prasasti

No comments:

Post a Comment