DISADARKAN ROKOK; AKU WARAS

Dan ketika matahari melewati atas kepala, ketika itu mulai datang laksana-laksana dalam dunia dalamku, seperti angin yang kudatangkan, keanggunan sapa yang kudatangkan, sesuap harapan yang kudatangkan, bahkan matahari kusuruh turun, menjadi laksanaku yang kuniatkan berbeda. Hingga yang aku sadar anggapan sebagian mereka, menganggap aku ketakwarasan, padahal disinilah aku benar-benar hidup, ketika aku lupa tentang tertabraknya mata oleh silau nyata. Lalu, aku bisu... terhentak dan sadar, ternyata aku benar-benar waras, masih tak kulupa rasa sebatang rokok yang nelangsa, tanpa cukai pada bungkusnya. Inilah nyata!!!

σΎ°€
15 Agustus 2016

No comments:

Post a Comment