TULISAN KECOAK

Semalam ia berkeliaran
Kecoak melihatnya
Di pundaknya segerombolan semut
Ia manusia
Letih
Kusam
Matanya datang dari langit
Tatapannya petir langit yang tak hujan
Kecoak melihatnya
Lalu menulisnya
Begini tulisan kecoak

:
Aku tak heran
Jika kelak kau raja
Jika kelak kau penguasa
Jika kelak kau bijaksana
Jika kelak kau sakti
Jika kelak kau mata hati
Melihat pada rahasia-rahasia

Aku tak heran
Aku menyaksikan kilatan
Kau bengis melahap kemalasan
Kau injak-injak mata pengecut
Mulut-mulut penjilat
Kaki-kaki tukang serimpung
Aku tak heran
Jika kelak kau cerminan sikap
Sebab kau belajar pada jalanan
Jika kelak kau cerminan sufistik
Sebab kau belajar keluhuran

Aku tak heran sebagai kecoak
Bauku busuk
Tapi tak sebusuk caraku memandang
Kenyataanmu adalah rindu
Aku yang mengintai bukan kesengajaan
Aku pelajari kisahmu
Tengah malam
:

Begitu pagi
Kutemukan tulisan kecoak
Di dekat lemari
Samping kiri
Tanpa nama terang
Tanpa tanda tangan

Jambesari, 24 10 2016

No comments:

Post a Comment