TENTANG KERESAHAN

Gerimis di raut wajahku
Ribuan sayap di atas kepala
Dirajam kakiku
Aku mendesah
Resah bangkit meludahiku
Bagaimana melawan
Lalu aku kebingungan
Bahkan burung elang hinggap
Sejengkal di mataku
Matanya
Ada bahasa kucoba terjemahkan
Mati, aku ingin dibunuh
Kutatap lebih sangar
Kubuka rahang
Ia kabur tanpa permisi
Datang sepucuk surat
Dari langit ia jatuh
Bagaiman kubaca
Terbuka-pun ia tidak
Kucoba mengundang angin
Buatlah kegaduhan
Gaduh, hingga tornado
Surat lenyap
Lalu gugur lagi dengan sobekan
Hancur
Tiada kata kumengerti
Keresahan
Rumus dialektikal kehidupan
Permata hitam
Aku salah paham
Ini bukan soal ketak-pahaman
Jauh lebih sesak
Ada banyak komposisi elegi
Fiksi, distorsi, caci maki
Bahkan disfungsi aku
Lupa mengamini
Lalai meratapi
Bagaimana resah tanpa teori
Bahkan angin mendung
Hujan tak tentu datangnya
Selesai
Aku kembali pada awan

Jambesari, Bondowoso, 03.30 WIB, 17 November 2016

No comments:

Post a Comment