KALIAN MENCAKAR-KU

Mencakar aku
Kalian kuku-kuku
Dikira aku kupu-kupu
Bukan lugu
Kalian belum tahu
Jiwaku bukan malaikat ayu
Hatiku bukan melodi merdu
Jangan lanjutkan benci didayu
Sebab kepulangan sabarku tiada tugu
Kalian masuk wilayahku
Air mata kugeraikan sayu
Di atas sajadah sujudku
Semoga badai lisan reda menggebu
Tangis mulai menggerutu
Apa salah takdir membawaku
Kalian dalam puisi rindu
Maafkan sayatan pedang bengisku
Aku hanya kesengajaan alam berlalu
Kalian mencakar-ku
Aku suka luka-luka berduka rayu
Biar aku merasa hidup mengadu
Tuhan menungguku

Grujugan Lor, 18 Pebruari 2016

No comments:

Post a Comment