MERAYAKAN TAWA-TAWA

Kalian adalah tembang ciptaan Tuhan
Dikirim dari kesengajan pertemuan
Merdu sekali aku sukuri
Ingin rasanya selalu kudengar
Tawa-tawa sejadinya siang
Di bawah penat yang ronta
Peluh-peluh tipis kulihat di setiap kening
Dari pelbagai kelahiran rahim-rahim
Berasal dari acakan waktu-waktu
Kalian adalah yang kurayakan
Dengan kebiasaanku mengurai kejadian
Mungkin esok atau rusa atau aku tiada
Tawa-tawa kalian kembali dibaca
Lewat akasaraku yang lahir
Mengalir menjadi air dahaga
Terik siang menyambut hujan biasanya
Di titik bumiku kalian kutulis
Perayaan tentang kejadian manis

Jambesari, 14.14 WIB, 08 Maret 2017

No comments:

Post a Comment