TARIAN ANYIR PELUH

Anyir main-main di hidung
Menguap dari lobang-lobang
Keruh sekujur
Pori mekar
Gerimis otak gugur perlahan
Tarian dimulai di pentas kekuningan
Latar putih
Suara hanya lirih-lirih kecut
Nikmatilah
Ini hanya rerumputan sengaja tumbuh
Di savana
Begitu mungkin umpama
Jangan kibarkan kain putih
Lalu tiada
Musim masih panjang
Kecuali anyir peluh berhenti terpancar
Kita pulang
Tarian usai

Jambesari, 15 Maret 2017

No comments:

Post a Comment